Kamis, 02 Desember 2010

BUDAYA BAKAR BATU SUKU WAMENA DI PAPUA

Deddy SMUpacara Adat Yang Di akhiri Dngan Bakar Batu

Ulasan

Demikianlah budaya Papua yang beraneka ragam ini. Menandakan betapa banyaknya hasil karya manusia di Indonesia khususnya di Propinsi Papua.

Salah satu budaya yang sangat terkenal di daerah ini adalah Upacara Bakar Batu, yaitu membakar semua jenis makanan seperti sayuran,umbi-umbian dan daging. Daging yang biasa di gunakan adalah daging babi. Tetapi, jika ingin di ganti pada upacara-upacara tertentu untuk memperingati hari besar, biasanya mereka menggantinya dengan hewan ternak lainnya.

Upacara adat bakar batu ini sendiri berasal dari nenek moyang mereka. Mereka menimbun batu batuan dan lalu mereka membakarnya dalam waktu yang cukup lama. Kemudian setelah batu-batu itu cukup panas, barulah mereka menumpuk rerumputan terlebih dahulu, lalu melapisnya dengan dedaunan.

Kemudian diatas dedaunan itu di tumpuklah daging yang mereka gunakan, lalu tumpukan umbi-umbian menyusulnya. Susunan terakhir biasanya di tutup dengan menggunakan sayuran.

Setelah selesai menumpuk,,maka seiring batuan yang memanggang tumpukan itu, mereka selalu menutupi tumpukan itu agar tidak mengeluarkan asap. Biasanya ditutup dengan rumput2.

Setelah beberapa jam terpanggang,,barulah mereka membuka tumpukan itu. Dan menyiapkan hidangan yang sudah matang.

''Bakar batu'' adalah kata yang diambil dari batu batuan yang menjadi bahan untuk memanggan bahan makanan itu.
Demikian yang dapat saya ulas mengenai budaya bakar batu dari suku wamena di papua.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar